Popular Post

Teori Organisasi Umum 1 - Materi Pertemuan ke 5 & 6

By : Ricky Fahreza
1.Tipe Atau Bentuk Organisasi
Secara garis besar organisasi dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu organisasi formal dan organisasi informal. Pembagian tersebut tergantung pada tingkat atau derajat mereka. Namun dalam kenyataannya tidak ada sebuah organisasi formal maupun informal yang sempurna.

1.1. Organisasi Formal
                Organisasi formal memiliki suatu struktur yang terumuskan dengan baik, yang menerangkan hubungan-hubungan otoritasnya, kekuasaan, akuntabilitas dan tanggung jawabnya. Struktur yang ada juga menerangkan bagaimana bentuk saluran-saluran melalui apa komunikasi berlangsung. Kemudian menunjukkan tugas-tugas terspesifikasi bagi masing-masing anggotanya. Hierarki sasaran organisasi formal dinyatakan secara eksplisit. Status, prestise, imbalan, pangkat dan jabatan, serta prasarat lainya terurutkan       dengan baik dan terkendali. Selain itu organisasi formal tahan lama dan mereka terencana dan mengingat bahwa ditekankan mereka beraturan, maka mereka relatif bersifat tidak fleksibel. Contoh organisasi formal adalah perusahaan besar, badan-badan pemerintah, dan universitas-universitas (J Winardi, 2003:9).

1.2. Organisasi Informal
                Keanggotaan pada organisasi-organisasi informal dapat dicapai baik secara sadar maupun tidak sadar, dan kerap kali sulit untuk menentukan waktu eksak seseorang menjadi anggota organisasi tersebut. Sifat eksak hubungan antar anggota dan bahkan tujuan organisasi yang bersangkutan tidak terspesifikasi. Contoh organisasi informal adalah pertemuan tidak resmi seperti makan malam bersama. Organisasi informal dapat dialihkan menjadi organisasi formal apabila hubungan didalamnya dan kegiatan yang dilakukan terstruktur dan terumuskan.

Selain itu, organisasi juga dibedakan menjadi organisasi primer dan organisasi sekunder menurut Hicks:

- Organisasi Primer, organisasi semacam ini menuntut keterlibatan secara lengkap, pribadi dan emosional anggotanya. Mereka berlandaskan ekspektasi rimbal balik dan bukan pada kewajiban yang dirumuskan dengan  eksak. Contoh dari organisasi semacam ini adalah keluarga-keluarga tertentu.

- Organisasi Sekunder, organisasi sekunder memuat hubungan yang bersifat intelektual, rasional, dan  kontraktual. Organisasi seperti ini tidak bertujuan memberikan kepuasan batiniyah, tapimereka memiliki  anggota karena dapat menyediakan alat-alat berupa gaji ataupun imbalan kepada anggotanya. Sebagai contoh  organisasi ini adalah kontrak kerjasama antara majikan dengan calon karyawannya dimana harus saling setuju  mengenai seberapa besar pembayaran gajinya.

2. Struktur Atau Skema Organisasi

Susunan dan hubungan-hubungan antar komponen bagian-bagian dan posisi-posisi dalam suatu perusahaan, sedangkan disetiap komponen dari organisasi tersebut saling berkesinambungan, yang apabila setiap bagian dapat dikelola dengan baik maka organisasi tersebut pun akan ikut membaik dan setiap bagian mempunyai tugas nya masing-masing.

Adapun bentuk-bentuk Struktur Organisasi Adalah:

Bentuk-bentuk struktur organisasi :

1.       Fungsional

Organisasi Fungsional adalah organisasi yang susunannya berdasarkan atas fungsi-fungsi yang ada dalam organisasi tersebut. Dalam organisasi ini seorang tenaga pengajar tidak hanya bertanggung jawab kepada satu atasan saja. Pada organisasi ini pemimpin berhak memerintahkan semua para tenaga pengajar atau para karyawannya, selama masih dalam hubungan pekerjaan. Sehingga seorang pekerja dapat saja diperintah oleh lebih dari satu pimpinan sesuai dengan keahliannya.

2.       Divisional

Ketika perusahaan berkembang, perusahaan mulai memfokuskan perhatiannya pada pengelolaan berbagai lini produk di berbagai industri dan mendesentralisasikan wewenangnya dalam pengambilan keputusan. Ketika perusahaan mulai melakukan akuisisi dan mengembangkan berbagai produk baru dalam industri dan pasar yang berbeda, biasanya mengubah strukturnya menjadi struktur organisasi yang terdiri dari beberapa divisi. Tiap-tiap divisi dapat beroperasi sendiri-sendiri dibawah pengarahan seorang manajer divisi yang bertanggungjawab langsung kepada CEO. Dalam struktur organisasi divisional, manajer divisi dapat mengembangkan strategi untuk masing-masing divisinya dan mungkin saja mereka menghadapi persaingan yang berbeda dengan divisi lainnya sehingga strategi yang ditempuh mungkin juga berbeda dengan divisi lainnya. Pada organisasi divisional, divisi-divisi tersebut dapat menjadi tempat yang baik untuk melatih para manajer muda. Selain itu juga merupakan tempat yang baik dalam mengembangkan intuisi kewiraswastaan serta meningkatkan sejumlah pusat inisiatif dalam suatu perusahaan. Untuk mengetahui format struktur organisasi divisional, perhatikan gambar berikut.

Bagan Struktur Organisasi Divisional:

Sebagaimana struktur organisasi yang lain, struktur organisasi divisional ini juga mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan. Adapun kelebihan struktur organisasi divisional antara lain:

-Koordinasi antarfungsi menjadi lebih mudah dan cepat

-Mempunyai fleksibilitas pada struktur perusahaan

-Spesialisasi pada setiap divisi dapat dipertahankan

-Kesempatan karir lebih terbuka

-Menimbulkan kompetisi di dalam organisasi

-Beban rutin CEO berkurang sehingga mempunyai waktu untuk keputusan strategis

Sedangkan kekurangan struktur organisasi divisional antara lain:

-Mengkibatkan turunnya komunikasi antara spesialisasi funsional

-Sangat potensial untuk menimbulkan persaingan antar divisi

-Pendelegasian yang besar dapat menimbulkan masalah

 

3.       Matriks

Struktur organisasi matriks digunakan untuk memudahkan pengembangan pelaksanaan beragam program atau proyek. Setiap departemen dikepalai oleh vice precident yang mempunyai tanggungjawab fungsional bagi seluruh proyek. Sedangkan setiap manajer proyek mempunyai project responsibility untuk penyelesaian dan implementasi strategi. Untuk mengetahui format struktur organisasi matriks, perhatikan gambar berikut.

Bagan Struktur Organisasi Matriks

Sebagaimana struktur-struktur organisasi lainnya, struktur organisasi matriks juga mempunyai berbagai kelebihan dan kekurangan. Kelebihan struktur organisasi matriks antara lain adalah:

-Sesuai untuk beban kerja yang fluktuatif

-Tujuan proyek menjadi lebih jelas

-Memungkinkan untuk merespon pada beberapa sektor lingkungan secara serentak

-Banyak jalur untuk melakukan komunikasi

-Pekerjaan dapat dipahami secara lebih jelas

-Adapun kelemahan struktur organisasi matriks antara lain:

-Strukturnya sangat rumit

-Biaya relatif tinggi

-Memungkinkan timbulnya dualisme kepemimpinan

-Relatif sulit karena terdapat kepentingan ganda sehingga memerlukan koordinasi kuat




3. Ciri Dari Organisasi
Secara sederhana, organisasi adalah suatu kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan mau terlibat dengan peraturan yang ada. Organisasi bisa disebut juga sebagai wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama, agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.
Adapun ciri-ciri dari organisasi adalah :
- Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
- Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
- Adanya tujuan yang sama dan pasti
- Adanya sasaran
- Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
- Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas


4. Defisini Bentuk Organisasi
Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok sama satu sama lain, dan ada pula yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.

Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut.
1. Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.
2. James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
3. Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
4. Drs. Malayu S.P Hasibuan mengatakanorganisasi ialah suatu sistem perserikatan formal, berstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu. Organisasi hanya merupakan alat dan wadah saja.
5. Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro mengatakanorganisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.


5.  Hal-hal Dalam Membentuk Organisasi
                Dalam membuat atau membangun suatu organisasi harus diperhatiakan hal-hal penting,
Karena dengan itu organisasi yang kita buat akan menjadi terstruktur dan teroganisir dengan baik

Ada pun hal-hal penting nya:
1.       Merekrut orang
Ini lah hal yang sangat penting, suatu organisasi tidak akan disebut organisasi jika hanya di jalankan 1 orang, sebuah organisasi bisa disebut organisasi jika memiliki 2 atau lebih orang dengan tujuan yang sama.

2.       Membuat Nama Organisasi
Agar sebuah organisasi dapat di kenal oleh publik, maka organisasi tersebut harus membuat sebuah nama.

3.       Menyusun Kegiatan
Dalam sebuah organisasi harus lah dibuat kegiatan-kegiatan yang akan di jalankan oleh organisasi tersebut, karena organisasi itu sendiri adalah tempat atau wadah perkumpulan orang-orang yang memiliki kegiatan dan tujuan yang sama.

4.       Membagi Perkerjaan
Dalam suatu organisasi terdapat suatu bagian-bagian yang diisi oleh 1 orang atau lebih, guna membagi perkerjaan ini agar cepat terselesaikan nya suatu tugas dan tercapai nya tujuan yang diinginkan.

5.       Memiliki Hubungan yang Luas Dengan Pihak Tertentu
Memiliki hubungan dengan pihak tertentu sangat penting karena demi kelancaran organisasi, karena dengan memiliki hubungan ini kita dapat saling membantu satu sama lain dengan memperoleh keuntungan yang sama.


6. SPAN OF CONTROL

Rentang Kendali adalah jumlah bawahan langsung yang dapat dipimpin dan dikendalikan secara efektif oleh seorang manajer. Rentang Kendali (span of control) sangat perlu dalam pengorganisasian, karena berhubungan dengan pembagian kerja, koordinasi, dan kepemimpinan seorang pemimpin (manajer).
Rentang Kendali diperlukan dalam suatu organisasi karena adanya “limits factor(keterbatasan)” manusia, yaitu keterbatasan waktu, pengetahuan, kemampuan, dan perhatian.
1.     Keterbatasan waktu, artinya bahwa pada saat yang bersamaan seorang pemimpin melakukan pekerjaan yang beraneka macam.
2.     Keterbatasan pengetahuan, artinya bahwa seorang pemimpin tidak mungkin dapat mengetahui semua pekerjaan dalam perusahaan karena itu perlu diadakan pembagian pekerjaan kepada bawahannya.
3.     Keterbatasan kemampuan, artinya bahwa seorang pemimpin perusahaan kemampuannya terbatas, karena itu perlu diadakan batas jumlah bawahan langsungnya.
4.     Keterbatasan perhatian, artinya bahwa seorang pemimpin terbatas perhatiannya, ia tidak dapat memperhatikan semua masalah yang dilakukan bawahannya sehingga perlu diadakan pembatasan jumlah bawahan langsung yang dipimpinnya.



7. Bentuk Organisasi Dengan Kelebihan Serta Kelemahan

1. Piramida Mendatar‏.                                                                                                         

a.Jumlah satuan organisasi tidak banyak sehingga tingkat-tingkat hirarki kewenangan sedikit .
b.Jumlah pekerja (bawahan) yang harus dikendalikan cukup banyak .
c.Format jabatan untuk tingkat pimpinan sedikit karena jumlah pimpinan relatif kecil.

2. Piramida Terbalik.

Organisasi piramida terbalik salah satu unit dari tipe piramida  terbalik ialah jumlah jabatan  pimpinan lebih besar daripada jumlah pekerja. Organisasi ini hanya cocok untuk organisasi -organisasi yang pengangkatan  pegawainya berdasarkan atas  jabatan fungsional seperti  organisasi-organisasi/lembaga – lembaga penelitian, lembaga – lembaga pendidikan.

3. Tipe Kerucut

a.Jumlah satuan organisasi banyak sehingga tingkat-tingkat hirarki/kewenangan banyak.
b.Rentang kendali sempit.
c.Pelimpahan wewenang dan tanggungjawab dapat dilakukan sampai kepada  pejabat/pimpinan yang bawah/rendah.
d.Jarak antara pimpinan tingkat atas dengan pimpinan tingkat bawah terlalu jauh.
e.Jumlah informasi jabatan cukup besar.


Teori Organisasi Umum 1

By : Ricky Fahreza

KASUS 1 : PERUSAHAAN TRI-ENERGI


Perusahaan Tri-Energi, sebuah perusahaan minyak, mempunyai “persediaan” sekitar lima ribu karyawan sebagai hasil kegiatan penarikan selama periode kekurangan tenaga kerja. Perusahaan telah mengantisipasikan bahwa pasar tenaga kerja akan menjadi semakin ketat. Oleh karena itu, perusahaan memutuskan untuk mempersiapkan diri dengan penarikan kelompok pekerja agar kebutuhan yang diantisipasi dapat terpenuhi.
Setelah mempekerjakan para karyawan ekstra, perusahaan pada dekade selanjutnya secara terus-menerus (kontinyu) mengotomatisasikan fasilitas-fasilitas produksinya. Selama periode tersebut, meskipun kapasitas produksi berlipat ganda, perusahaan, sebagai akibat otomatisasi, hanya memerlukan jauh lebih sedikit karyawan untuk mengoperasikan fasilitas-fasilitas. Jadi, keadaan menjadi berbalik dari antisipasi perusahaan, yaitu bahwa lima ribu karyawan yang telah terlanjur ditarik tak pernah lagi seluruhnya dibutuhkan.
Perusahaan melanjutkan untuk mempekerjakan lima ribu karyawan itu, dan ini membuat masyarakat berpendapat bahwa, sekali diterima bekerja, seorang karyawan yang melaksanakan pekerjaannya secara memuaskan dapat mengharapkan untuk tetap mempertahankan pekerjaannya sampai pensiun. Bagaimanpun juga, Tri-Energi kemudian menghadapi masalah rendahnya harga di pasaran, dan laba yang diperoleh turun sampai tingkat yang kurang memuaskan. Direktur Utama, Joni Bolang, mempertimbangkan pemberhentian lima ribu karyawan yang “tak pernah” diperlukan, tak satu pun memenuhi syarat atau perlu dipertahankan sampai pensiun. Dia sadar bahwa banyak posisi manajerial juga dapat dihilangkan karena secara potensial angkatan kerja akan lebih keci.


Pertanyaan Kasus :


1. Apa ciri-ciri birokrasi yang telah terlibat pada situasi tersebut? 


Biasa nya Birokrasi bisa juga di sebut sebagai Civil Service (Pelayana Publik), dan alam hal ini Birokrasi terlibat pada saat perekrutan pegawai, dalam memilih para pegawai harus lah dijalankan dengan sejujur2 nya dengan memilih para calon pegawai dengan melihat aspek2 yang di miliki si calon pegawai dengan kriteria perusahaan yang telah di tetap kan sebelum nya.

2. Apakah Joni Bolang harus memberhentikan lima ribu karyawan perusahaan? Mengapa? Apa masalah-masalah dan kebaikan-kebaikan tindakan tersebut menurut perkiraan saudara bila dia melakukannya?

Sebenarnya tidak harus 5000 pegawai yang ia harus berhentikan, cukup dia filter kembali dan cari pegawai yang mampu menjadi Quality Checker dan Pengawas jalan nya si mesin tersebut, Karena 2 posisi tersebut menurut saya sangat penting. Quality Checker berkerja sebagai orang yang mengecek kembali hasil output dari mesin tersebut apakah susah memenuhi standar atau belum, dan seorang Pengawas bertugas sebagai pengawas jalan nya si mesin tersebut apakah si mesin tersebut bekerja baik atau pun tidak dan kalau pun tidak berjalan dengan baik si Pengawas bisa melaporkan hal ini dengan bagian Teksini.

3. Bagaimana cara situasi ini dapat dihindarkan atau dicegah?

Seharus nya perusahaan Tri-Energi melakukan perekrutan dengan sistem kontrak terlebih dahulu, karena dengan sistem kontrak jika kita ke depan nya ingin melakukan Otomatisasi di bagian beberapa fasilitas kita cukup tidak memperpanjang kontak si pegawai tersebut, dengan hal itu maka tidak perlu terjadi nya PHK, dan jika dirasa butuh pegawai cukup cari yg paling memenuhi syarat lalu perpanjang kontrak nya atau juga bisa di angkat menjadi pegawai tetap.




KASUS 2 : BUDIONO MENERIMA TAWARAN PEKERJAAN BARU

Budiono telah menjadi seorang representatif pelayanan langganan bagi produk-produk ilmiah CIRO untuk beberapa tahun lamanya. Dalam posisi ini dia bertugas membantu para langganan melalui penjelasan tentang cara penggunaan produk-produk CIRO untuk memecahkan berbagai masalah teknis mereka. Dia juga menerima order-order pembelian dari para langganan, dan memberikan pelayanan purna jual untuk menjamin bahwa kebutuhan langganan terpuaskan oleh produk-produk CIRO.
Atasan Budiono adalah saudara Wijoyo, manajer pemasaran perusahaan CIRO. Budiono selalu mempunyai hubungan baik yang menyenangkan dengan saudara Wijoyo, dan pendapatannya cukup tinggi dibandingkan bekerja diperusahaan lain.
Baru-baru ini Budiono menerima sebuah surat dari saudara Tajudin, Wakil Presiden Direktur Bidang Penelitian perusaan CIRO, menanyakan apakah dia “akan tertarik untuk meluangkan  kira-kira setengah waktu kerjanya dalam tim pengkoordinasian tes-tes kooperatif dengan para langganan yang bertugas mengevaluasi efektivitas produk-produk baru CIRO dalam pemenuhan kebutuhan-kebutuhan tertentu mereka”. Untuk pekerjaan penelitian terapan ini, Budiono akan melapor kepada Tajudin. Surat tersebut disampaikan tanpa sepengetahuan Wijoyo.
Budiono sangat tertarik dengan pekerjaan baru ini,tetapi dia ragu-ragu apakah dia dapat bekerja secara sukses untuk kedua atasannya.


Pertanyaan kasus :


1. Apa prinsip-prinsip manajemen yang akan dilanggar bila Budiono menerima tugas atau pekerjaan baru tersebut?


Pembagian Kerja, Disiplin, Kesatuan Perintah/Komando, Kesatuan Arah Gerak, Keadilan, Kesetian Kelompok


2. Bila Budiono meneriman penugasan baru, apa macam-macam masalah yang kemungkinan besar akan terjadi?


Mungkin jika Budiono merima penugasan baru akan terjadi hubungan yang kurang baik mengingat Budiono mempunyai hubungan yang sangat baik kepada Wijoyo, dan juga mungkin dalam pembagian waktu akan sulit terbagi untuk ke dua pekerjaan tersebut karena dia harus mengerjakan kedua pekerjaan nya itu tersebut. Bukan hanya itu masalah kondisi fisik harus dipertimbangankan juga mengingat jika Budiono mengambil kedua pekerjaan tersebut maka akan semakin sedikit waktu untuk istirahat untuk Budiono dan jika Budiono jatuh sakit maka kedua pekerjaan nya tersebut akan terbengkalai.


3. Rekomendasi yang saya ajukan untuk memperbaiki susunan organisasi antara lain:


Pengembangan kepada setiap tim demi guna mencapai tujuan nya secara maksimal dan meningkat nya produktivitas 



KASUS 3 : MANAJEMEN ILMIAH BERARTI EKSPLOITASI DAN DEHUMANISASI KARYAWAN?

Professor LKH, dikenal sebagai ahli ekonomi tenaga kerja dan manajemen sumber daya manusia, membuat pernyataan berikut dalam suatu kelas seminar program S2 : “Saya menolak manajemen ilmiah (scientific management) sebagai suatu aliran yang dapat terus dipertahankan karena aliran itu mengeksploitasi dan melakukan dehumanisasi (tidak mempermanusiakan) para pekerja. Ini menyebabkan hilangnya respek diri mereka dan membuat mereka seperti mesin belaka yang mengikuti order-order manajemen”. Professsor LKH menyatakan hal itu dalam tanggapannya terhadap suatu pertanyaan apakah dia setuju untuk terus mengembangkan tulisan-tulisan Taylor.

Pertanyaan kasus :

1. Apakah pendapat Professor LKH dapat dibenarkan?


Ya, karena Manajemen Ilmiah Mempunyai ciri2 sebagai berikut:
- Terdapat standarisasi yaitu bekerja berdasarkan ukuran - ukuran ( standar - standar ) tertentu, baik dalam cara kerja, waktu yang digunakan, maupun hasil produksi yang diharapkan.

- Terdapat nasionalisasi yaitu bekerja berdasarkan perhitungan - perhitungan atau pemikiran yang cermat dan teliti, jadi meninggalkan cara kerja trial and error.

- Cara kerja dan hasil kerjanya dapat mengikuti dan memenuhi tuntutan kebutuhan jaman yang makin meningkat2. Apa elemen-elemen manajemen ilmiah dan perkembangan historik aliran tersebut yang telah menyebabkan Professor LKH mempunyai pendapat seperti itu?

2. Apa elemen-elemen manajemen ilmiah dan perkembangan historik aliran tersebut yang telah menyebabkan Professor LKH mempunyai pendapat seperti itu?


 Ya mungkin karena Profesor LKH melihat masa lampau, coba lihat masa sekarang dimana di masa sekarang ini semua sudah benar2 menggunkan teknologi secara maksimal dan itu juga yang akan membatu para pekerja mengeringankan pekerjaan mereka.

3. Anggap saudara tidak menyetujui pendapat Professor LKH dan mempunyai kesempatan mendebatnya. Dalam hal-hal apa saudara akan menyanggah pernyataannya?


 Dengan ada nya Manajemen Ilmiah ini diharapkan para pekerja dapat menggunakan waktu yg se maksimal dan se efisiensi mungkin demi terjadi nya peningkatan Produktivitas dan hasil2 produksi yang memuaskan

Dampak Positif dan Negatif Teknologi Bagi Sosialisasi

By : Ricky Fahreza
Seiring dengan perkembangan jaman, Teknologi dan Informasi pun juga ikut berkembangan
dengan sangat pesat. Masyarakat mulai mengubah cara hidup nya mengikuti perkembangan zaman, mulai dari cara berpakaian, kebutuhan sehari-hari, pola pikir, dll. Dengan seiring berkembanga nya Teknologi dan Informasi di dunia ini selain mempunyai dampak positif, mempunyai juga dampak negatif nya
Contoh nya:


1.Dampak Positif

Banyaknya teknologi dan segala fasilitas yang ada, ternyata memiliki dampak positif tersendiri bagi kehidupan anak remaja. Berikut adalah beberapa pengaruh teknologi terhadap kehidupan remaja dalam hal yang positif.

  • Membantu pendidikan

Untuk beberapa teknologi, misalnya internet, memiliki pengaruh yang cukup positif terhadap perkembangan pendidikan remaja. Internet bisa menyuguhkan berbagai informasi pendidikan yang dibutuhkan oleh remaja sekolah.
Contoh lainnya adalah ponsel. Sebagai alat komunikasi, ponsel tentu memiliki dampak positif terhadap pendidikan, karena bisa membuat remaja pelajar berkomunikasi lebih mudah tentang pelajaran dengan teman atau bahkan para guru.

  • Membantu pergaulan

Dalam kehidupan remaja, pergaulan adalah hal yang cukup penting untuk membangun kepribadiannya. Dengan kemajuan teknologi saat ini, pergaulan anak remaja bisa semakin meningkat.
Sebut saja ponsel atau jejaring sosial di internet. Dengan adanya dua teknologi itu saja, sosialisasi remaja bisa meningkat dan tentunya berkembang ke arah yang lebih baik.



2.Dampak Negatif

Teknologi manusia memang diciptakan untuk memudahkan kehidupan, termasuk kehidupan remaja. Namun, remaja hanyalah anak muda yang kadang sulit mengontrol diri dan akhirnya terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif. Berikut adalah contohnya.


  •  Menjadi lupa waktu

Adanya teknologi hiburan seperti televisi, perlengkapan game, atau internet, bisa membuat remaja lupa waktu untuk mengerjakan hal-hal yang bermanfaat, misalnya belajar atau beribadah.


  • Mudah terpengaruh

Anak remaja adalah anak yang mudah terpengaruh. Ketika dia menyerap suatu informasi, ia mungkin akan menerapkannya. Lalu, bagaimana bila informasi tersebut adalah informasi yang negatif ?

Misalnya, banyaknya situs porno di internet, hal ini tentu saja buruk bagi para remaja. Atau acara-acara di televisi yang kadang tak layak ditonton para remaja, misalnya kekerasan, berita kriminal, acara gosip (infotainment), dll.

  • Mengurung diri  
Tidak sedikit para remaja mengurung diri nya di Dunia Maya, mereka lebih senang berkomunikasi
dengan teman atau pun komunitas nya melalui jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter ketimbang bersosialisasi langsung dengan masyarakat sekitar nya.

Upaya-upaya Agar Budaya Indonesia Diminati oleh Masyarakat

By : Ricky Fahreza

 Kami panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, oleh karena rahmat dan kasih sayang-Nya saya dapat menyelesaikan tugas makalah Ilmu Budaya Dasar ini.Makalah Ilmu Budaya Dasar yang diberi judul Peranan Budaya Lokal Melestarikan Ketahanan Budaya Nasional ini saya susun sebagai pelengkap tugas dan mempunyai tujuan untuk menambah wawasan danpengetahuan bagi pembacanya maupun pihak yang terkait didalamnya serta mendorong minat pembaca agar selalu melestarikan budaya nasional.Penyusun menyadari banyak kekurangan dan hambatan dalam penyusunan makalah ini. Oleh karena itupenyusun sangat membutuhkan saran serta kritik agar dimasa yang akan datang dapat menyempurnakanmakalah ini atau dapat menjadikannya lebih baik dari sekarang. Dan dalam penyusunan makalah ini penyusunjuga ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak – pihak yang telah membantu dan mendukung sehingga makalah ini dapat di selesaikan .



 BAB 1
PENDAHULUAN


I.1. LATAR BELAKANG

Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai kebudayaan yang sangat beraneka ragam baik jumlahnya maupun keanekaragamannya. Karena keanekaragaman tersebutlah indonesia menjadi daya tarik bangsa lain dari belahan dunia untuk mengetahuinya bahkan tidak sedikit mereka juga mempelajarinya karenaselain beraneka ragam budaya Indonesia dikenal sangat unik.Budaya juga merupakan identitas bangsa yang harus dihormati dan dijaga serta perlu dilestarikan agar kebudayaan kita tidak hilang dan bisa menjadi warisan anak cucu kita kelak. Hal ini tentu menjadi tanggungjawab para generasi muda dan juga perlu dukungan dari berbagai pihak, karena ketahanan budaya merupakansalah satu Identitas suatu negara. Kebanggaan bangsa indonesia akan budaya yang beraneka ragam sekaligusmengundang tantangan bagi seluruh rakyat untuk mempertahankan budaya lokal agar tidak hilang ataupundicuri oleh bangsa lain. Sudah banyak kasus bahwa budaya kita banyak yang dicuri karena ketidakpedulian paragenerasi penerus, dan ini merupakan pelajaran berharga karena Kebudayaan Bangsa Indonesia adalah hartayang mempunyai nilai yang cukup tinggi di mata masyarakat dunia.Dengan melestarikan budaya lokal kita bisa menjaga budaya bangsa dari pengaruh budaya asing, danmenjaga agar budaya kita tidak diakui oleh Negara lain. Para wisatawan asing banyak berdatangan ke Indonesiaselain karena keindahan alamnya juga karena Keindahan dan keanekaragaman serta Keunikan budaya yangdimiliki dan ini merupakan peluang yang cukup baik selain bisa mendatangkan devisa bagi negara, kebudayaanIndonesia bisa menjadi kebanggaan karena bisa dikenal di mata dunia. Dan tidak  sedikit dari para wisatawanasing melestarikan di negaranya seperti yang bisa dilihat saat ini.


I.2. TUJUAN   

Budaya lokal di Indonesia sangat bermacam, hampir tiap suku mempunyai kebudayaan tersendiri. Mulaidari adat istiadat, tradisi, pakaian adat, rumah adat, makanan khas, dan masih banyak lagi, tiap suku berbeda.Budaya bangsa tercipta dari situ, tercipta dari suatu perbedaan tapi member warna tersendiri bagi kebudayaanIndonesia.Di sekolah – sekolah dan perguruan tinggi kebudayaan diajarkan. Perlu nya agar kebudayaan yang telahtercipta dari para pendahulu kita tidak luntur. Kebudayaan telah membangun jati diri Bangsa Indonesia. Orang – orang yang santun dan ramah tamah tercipta dari kebudayaan local yang ada.
Maka mengapa perlunya mempelajari kebudayaan? Agar kita tetap menjadi Bangsa Indonesia yang tak kehilangan jati diri, agar Bangsa Indonesia tetap menjadi bangsa Indonesia yang kaya akan kebudayaan.

I.3. SASARAN
Kebudayaan adalah sebuah warisan dari para pendiri bangsa ini. Perkembangannya tak semudahmembalikkan telapak tangan, akan tetapi melalui sebuah proses yang panjang lagi rumit. Berkembang daridalam diri masyarakat, juga dari bengsa asing yang dahulu dating ke nusantara. Dari itu terlahirlah suatu budayabangsa Indonesia yang modern seperti yang ada saat ini.Sebagai generasi muda yang nanti kelak akan menjadi penerus sudah seharusnya kita ikut melestarikanbudaya nan agung yang kita miliki ini. Jangan sampai warisan yang berharga ini hilang. Kita seharusnya belajar tentang kebudayaan bangsa ini, karena budaya ini telah menjadi jati diri bangsa Indonesia. Bangsa Indonesiatelah dikenal dunia internasional karena kebudayaan yang dimiliki. Banyak orang – orang asing yang sedangmempelajari kebudayaan di Indonesia, karena keanekaragaman yang ada. Jika dijumlahkan mulai dari Sabangsampai Merauke terdapat beribu – ribu kebudayaan yang berbeda. Mulai dari adat istiadat, kebiasaan, bahasa,rumah adat, pakaian adat,makanan khas, dan masih banyak yang lainnya.Jangan sampai kebudayaan asing merusak kebudayaan – kebudayaan kita yang telah terbentuk berangsur – angsur selama berpuluh – puluh tahun. Kebudayaan barat yang cenderung praktis dan terbukajangan sampai masuk pada diri kita. Jadi, kepada generasi muda yang kelak akan menjadi penerus yang akanberperan penting dalam perkembangan budaya bangsa, saatnya untuk bekerja keras untuk mempertahankan danmengembangkan warisan ini


BAB  2
PERMASALAHAN


Keanekaragaman budaya menjadi suatu kebanggaan sekaligus tantangan untuk mempertahankan sertamewarisi kepada generasi selanjutnya. Budaya lokal Indonesia sangat membanggakan karena memilikikeanekaragaman yang sangat bervariasi serta memiliki keunikan tersendiri. Seiring berkembangnya zaman,menimbulkan perubahan pola hidup masyarakat yang lebih modern. Akibatnya, masyarakat lebih memilihkebudayaan baru yang mungkin dinilai lebih praktis dibandingkan dengan budaya lokal.Begitu banyak faktor yang menyebabkan budaya lokal dilupakan dimasa sekarang ini, misalnyamasuknya budaya asing. Masuknya budaya asing adalah hal yang wajar dikarenakan suatu negara tentu akanmembutuhkan input input berupa budaya asing dengan syarat budaya itu sejalan dengan budaya kita ini, salahsatu faktor yang juga berperan penting adalah kesadaran dari manusia itu sendiri. Karena bila kurangnyakesadaran dalam masyarakat tentu saja bisa menjadi hal yang fatal karena kelestarian akan budaya itu lamakelamaan akan hilang tergeser dengan seiringnya waktu.Saat ini begitu banyak juga budaya budaya kita yang telah dilupakan salah satu contohnya adalah alatmusik Sasando. Alat musik sasando ini adalah alat musik sederhana yang berasal dari Pulau Rote, biasadimainkan dengan cara di petik. Namun karena pengaruh dari budaya asing saat ini lebih banyak kaum ataugenerasi muda yang lebih memilih memainkan gitar ketimbang sasando tersebut. Contoh lainnya adalah. Caraberpakaian, pada umumnya budaya kita yang ketimuran ini dari dahulu selalu mengajarkan kita untuk selaluberpakaian sopan dan tertutup. Namun karena pengaruh budaya asing maka saat ini begitu banyak individuindividu yang berpakaian terbuka di tempat umum tanpa ada rasa malu sedikitpun. Maka dari itu sangat perlusekali kita meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa budaya kita ini masih jauh lebih baik dari budayamanapun.Pertanyaannya adalah bagaimana cara kita  mempertahankan, melestarikan, menjaga, serta mewarisibudaya lokal dengan sebaik-baiknya agar dapat memperkokoh budaya bangsa yang akan megharumkan namaIndonesia. Dan juga supaya budaya asli negara kita tidak diakui oleh negara lain. Berikut beberapa hal yangdapat kita simak dalam cara melestarikan, serta memajukan kebudayaan kita.


II.1 ANALISIS SWOT

II.I.1.  KEKUATAN PERANAN BUDAYA LOKAL (STRENGT)

•Keanekaragaman budaya lokal yang ada di IndonesiaIndonesia memiliki keanekaragaman budaya lokal yang dapatdijadikan sebagai ke aset yang tidak dapat disamakan dengan budaya lokal negara lain. Budaya lokal yang dimiliki Indonesia berbeda-beda pada setiap daerah. Tiap daerah memiliki ciri khas budayanya, seperti rumah adat, pakaianadat, tarian, alat musik, ataupun adat istiadat yang dianut. Semua itu dapat dijadikan kekuatan untuk dapat memperkokoh ketahanan budaya bangsa dimata Internasional.
•Kekhasan budaya IndonesiaKekhasan budaya lokal yang dimiliki setiap daerah di Indonesia memliki kekuatan tersediri.Misalnya rumah adat, pakaian adat, tarian, alat musik, ataupun adat istiadat yang dianut. Kekhasanbudaya lokal ini sering kali menarik pandangan negara lain. Terbukti banyaknya warga asing yangmempelajari budaya Indonesia seperti belajar tarian khas suat daerah atau mencari barang-barangkerajinan untuk dijadikan buah tangan. Ini membuktikan bahwa budaya bangsa Indonesia memilikiciri khas yang unik.
•Kebudayaan Lokal menjadi sumber ketahanan budaya bangsa Kesatuan budaya lokal yangdimiliki Indonesia merupakan budaya bangsa yang mewakili identitas negara Indonesia. Untuk itu,budaya lokal harus tetap dijaga serta diwarisi dengan baik agar budaya bangsa tetap kokoh.

II.I.2.   KELEMAHAN PERANAN BUDAYA LOKAL (WEAKNESS)

•Minimnya Komunikasi Budaya Kurangnya Komunikasi tentang kebudayaan bangsa Indonesia adalah sebuah hambatan yang harusdiselesaikan, sebagai bangsa Indonesia seharusnya kita harus lebih proaktif untuk mempromosikankebudayaan bangsa kita bahwa bangsa Indonesia itu kaya akan keanekaragaman budayanya.Adapun minimnya komunikasi sering terjadi perselisihan antar suku yang dapat berdampak turunnyaketahanan budaya nasional karena banyak terjadi kesalahpahaman tentang apa yang dianut.
•Kurangnya Pembelajaran budayaPeran masyarakat terutama orang tua serta pemerintah sangat penting disini seperti mungkinmemberikan pengetahuan wawasan kebudayaan lokal kepada para anak – anak sehingga mereka biasa mencintai kebudayaan mereka sendiri dibandingkan dengan kebudayaan asing, dengan begitu makakebudayaan lokal bisa tetap lestari sampai kapanpun dan tetap utuh.
•kesadaran MasyarakatKesadaran masyarakat untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal sekarang ini masih dibilangsangat minim, karena mungkin masyarakat lebih memilih budaya asing yang lebih trendy ataupraktis sehingga kebudayaan luar sesuai dengan perkembangan zaman pada saat ini. Tetapibahwasanya banyak budaya – budaya asing yang datang tidak sesuai dengan kepribadian suatubangsa dan dapat merusak para generasi muda pada sekarang ini.
•Pengaruh GlobalisasiPengaruh globalisasi dapat mengakibatkan budaya luar yang tidak cocok dapat menjadi suatukebudayaan yang bisa masuk kedalam kebudayaan bangsa indonesia dan itu sangat berdampak negatif pada kebudayaan lokal seperti sekarang ini banyak generasi – generasi muda sudah mulaimulai meninggalkan kebudayaan lokal karena mereka menganggap kebudayaan lokal masih bersifatkuno dan tidak sesuai dengan perkembangan zaman modern seperti pada saat ini.

II.I.3.   PELUANG PERANAN BUDAYA LOKAL  (OPPURTUNITY)

•Kemajuan PariwisataKebudayaan lokal dapat menarik para wisatawan ataupun turis dari berbagai mancanegara dan inibisa mengakibatkan peningkatan devisa negara serta citra baik nama pariwisata bangsa Indonesia dimata dunia.
•Dengan mempertahankan kebudayaan maka bangsa ini dapat mewujudkan cita – cita bangsa yangluhur.Kebudayaan bangsa Indonesia terkenal dengan keanekaragamannya, dengan melestarikankebudayaan lokal berarti peran serta masyarakat dan generasi muda bangsa ini sudah mampumewujudkan cita – cita bangsa yang luhur dan tetap menjaga keutuhan warisan dari nenek moyang
•Dipandang dunia Internasional karena Keberagaman budayanya
Bangsa Indonesia sangat kaya dengan kebudayaan lokalnya itu semua karena negara Indonesiamerupakan negara kepulauan sehingga budaya bangsa indonesia mempunyai ciri khas masing  – masing dari setiap daerah.
•MultikulturalismeDalam artikelnya, Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning, Riau, Dr Junaidi SSMHum, mengatakan bahwa multikulturalisme memberikan peluang bagi kebangkitan etnik dankebudayaaan lokal bangsa Indonesia. Dua pilar yang dapat mendukung pemahaman ini adalahpendidikan budaya dan komunikasi antar budaya.

II.I.4.   TANTANGAN PERANAN BUDAYA LOKAL (TREATH)

Yang menjadi tantangan bagi budaya lokal dalam memperkokoh ketahana budaya adalah tantanganzaman. Karena pada hakekatnya perkembangan budaya akan semakin berubah seiring dengan berjalannyaperkembangan zaman. Misalnya Dengan masuknya kebudayaan barat kebudayaan barat memang memilikinilai-nilai yang Positif,namun selain nilai-nilai positif yang dimilikinya kebudayaan barat yang masuk keIndonesia juga memiliki nilai-nilai negative,misalnya dari segi pakaian,budaya barat cenderung lebih terbukadalam berpakaian, dengan masuknya budaya barat tersebut masyarakat Indonesia jadi cenderung mengikutipakaian yang terbuka tersebut,padahal bangsa Indonesia adalah bangsa yang cenderung ketimur-timuran.
•Kemajuan teknologi
•Masuknya budaya asing
•Perubahan lingkungan
•Masih ada pembangunan yang tidak merata


BAB 3
                                                           PENUTUP & REKOMENDASI


III.1.  KESIMPULAN

Kebudayaan lokal Indonesia adalah kebudayaan yang hanya dimiliki oleh bangsa indonesia dan setiapkebudayaan mempunyai ciri khas masing – masing. Bangsa indonesia juga sangat mempunyai kebudayaan lokalyang sangat kaya dan beraneka ragam oleh sebab itu sebagai penerus kita wajib menjaganya karena ketahanankebudayaan lokal berada pada generasi mudanya dan jangan sampai kita terbuai apalagi terjerumus pada budayaasing karena tidak semua budaya asing sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia bahkan tidak sedikitkebudayaan asing membawa dampak negatif.Sebagai Negara Kepulauan pasti sulit untuk mempertahankan persatuan dan kesatuan antara masyarakat.Namun hal itu pasti bisa terwujud jika kita perduli untuk menjaga, mempelajari, serta melestarikan sehinggakebudayaan lokal yang sangat kaya di Indonesia ini tetap utuh dan tidak punah apalagi sampai dibajak ataudicuri oleh negara lain karena kebudayaan tersebut merupakan Identitas suatu bangsa dan negara. Lebihmemajukan kehidupan bangsa melalui keuntungan yang didapat dari sector pariwisata salah satunyaDari makalah ini dapat disimpulkan bahwa budaya bangsa kita sangat beraneka ragam, tetapi disampingitu banyak  kurang kesadaran masyarakat kita  akan kepintangan kebudayaan kita, oleh karena itu kita paragenerasi muda harus menjaga dan melestarikan serta menanamkan dalam hati budaya bangsa kita, agar anak cucu kita juga dapat menikmatinya.

III.2.  REKOMENDASI

•Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam memajukan budaya lokal
•Lebih mendorong kita untuk memaksimalkan potensi budaya lokal beserta pemberdayaan danpelestariannya
•Berusaha menghidupkan kembali semangat toleransi, kekeluargaan, keramah-tamahan dan solidaritasyang tinggi.
•Selalu mempertahankan budaya Indonesia agar tidak punah
•kembangkan oleh masyarakat Indonesia Mengusahakan agar semua orang mampu mengelola keanekaragaman budaya lokal

Dampak Positif dan Negatif Pertumbuhan Penduduk

By : Ricky Fahreza
             Indonesia adalah merupakan negara berkembang yang memiliki jumlah penduduk kurang lebih dari  250 juta jiwa dan  tidak bisa di pungkiri bahwa laju  pertumbuhan penduduk  indonesia begitu pesat dan tidak bisa di hindari,meskipin pemerintah telah melakukan upaya dan berbagai solusi serta berbagai semboyan telah di tawarkan kepada masyarakat,namun tetap saja laju pertumbuhan penduduk tidak bisa terbantahkan.meskipun solusi yang di tawarkan tidak sesuai dengan harapan pemerintah,tapi setidak’nya bisa mereduksi sebagian masalah yang ada. Penduduk merupakan unsur penting dalam usaha untuk meningkatkan produksi dan mengembangkan kegiatan ekonomi.
    Penduduk memegang peranan penting karena menyediakan tenaga kerja, tenaga ahli, pimpinan perusahaan dan tenaga usahawan yang diperlukan untuk menciptakan kegiatan ekonomi. disamping itu, pertambahan jumlah penduduk mengakibatkan bertambah dan makin kompleksnya kebutuhan.Pertumbuhan penduduk suatu daerah dipengaruhi oleh fertilitas, mortalitas dan migrasi.apabila angka fertilitas lebih besar daripada angka mortalitas, maka pertumbuhan penduduk menjadi positif. Begitu juga dengan migrasi, apabila nilai migrasi masuk lebih besar daripada nilai migrasi keluar, maka pertumbuhan penduduk menjadi positif. 

     Laju pertumbuhan penduduk begitu pesat di karenakan bertambah banyaknya bahan makanan berlangsung lebih cepat dari pada bertambahnya orang sehingga keadaan seperti ini mengakibatkan naiknya tingkat kemakmuran penduduk dan meningkatnya kemakmuran yang mengebapkan berkurangnya kemampuan menurunkan keturunan sehingga banyaknya bahan makanan dan mudahnya keadaan penghidupan mempengaruhi kurangnya kemampuan untuk menurunkan keturunan seperti yang terjadi di indonesia saat ini.namun.ada berbagai macam masalah yang mengebabkan laju pertumbuhan indonesia sulit untuk di hindari seperti pernikahan di usia muda,  tingkat kemiskinan yang begitu meningkat,dan penganguran yang tinggi dan.permasalahan lain yang sering kita temui adalah prinsip masyarakat yang selalu tidak di seimbangkan dengan kebenaran bahwa untuk memperbaiki nasib,perlu adanya keturunan,yang selalu beranggapan pasti lebih baik dari pada nasib sebelumnya yang kurang menguntungkan.prinsip-prinsip seperti itu otomatis laju pertumbuhan penduduk semakin meningkat,untuk itu pemerintah harus lebih cepat mengmbil langkah-langkah agar laju pertumbuhan penduduk bisa dihaindari.


 
      Dampak Positif

1.Dampak positif yang diakibatkan pertumbuhan penduduk adalah menjadi  unsur penting dalam usaha untuk meningkatkan produksi dan mengembangkan kegiatan ekonomi,dan ketersedian tenaga kerja yang melimpah

 2.mudah memperoleh tenaga kerja yang murah namun

·         Dampak Negatif



Selain dampak positif yang di timbulkan pertumbuhan penduduk,ternyata dampak negatif labih banyak dibandingkan dampak positif yaitu

    1.angka kemiskinan meningkat

    2.angka penganguran meningkat

    3.lahan tempat tinggal dan bercocok tanam berkurang

    4.semakin banyak’nya polusi dan limbah yang berasal dari rumah tangga,pabrik,perusahaan,industri

        Peternakan,dan lain-lain

    5.angka kesehatan menurun

    6.ketersedian pangan sulit

    7.angka kecukupan gizi memburuk

    8.muncul wabah penyakit baru

    9.pembangunan di daerah di tuntut banyak


- Copyright © Grimorie's Blog - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -